Mungkin terlalu lancang bagiku
Namun
Pertama izinkan aku terlebih dahulu mengucap banyak terima kasih kepadamu atas kesudian'mu mengizinkanku mengenal putramu
Sosok yang dari tutur katanya kupercaya telah kau didik dengan baik dan kau besarkan dengan penuh kasih sayang
Sosok yang dengan sabarnya kau perhatikan hal sekecil apapun dari dirinya
Sosok yang dahulu kau amati caranya bernafas saat tidur karena kau takut ia akan lupa bagaimana cara bernafas, atau saat ia memulai langkah-langkah kecil pertamanya dengan kata-kata'nya yang terbata-bata yang masih kau ingat sampai sekarang
Sosok yang aku akan selalu berterima kasih padamu karena menghadirkan'nya ke dunia ini
Aku, mungkin
Tidak bisa menjanjikanmu banyak hal yang kau harap aku bisa penuhi
Tapi aku berani bersumpah, demi hidupku di dunia, bahwa tak ada satu orang pun yang dapat menggantikan tempatnya,
Tak ada seorang pun yang dapat menyaingi rasa sayangku terhadapnya kecuali dirimu sendiri
Dan pada suatu kesempatan nanti
Izinkan aku meletakkan kedua tangan dan kepalaku di pangkuanmu, meminta restumu, menerima amanahmu, dan berjanji bahwa
Aku akan selalu menjaga dan merawat putramu,
Selembut mungkin, sedetail mungkin, sama seperti yang selalu kau lakukan
Atau mungkin lebih
Aku berjanji akan memperhatikan dirinya dari setiap kedipan matanya, debu dibajunya, ataupun noda di sepatunya
Aku berjanji akan menurutinya sepatuh mungkin aku bisa, dan selalu memantaskan diriku untuk menjadi pendamping hidupnya, menjadikan'nya lelakiku yang akan selalu aku cium tangan'nya selesai sholatku, menjadikan'nya pemimpinku yang akan selalu kuberikan amanahku padanya
Dan pada akhirnya,
Izinkan aku mencium punggung tanganmu yang telah merawat putramu hingga sekarang menjadi sosok dengan akhlak yang indah
Dan izinkanlah kutitipkan nadiku berdetak disalah satu bilik dari empat bilik jantung putramu dan menjadi satu-satunya wanita yang akan memberikanmu seorang anak yang aliran darahnya mengalir darah putramu
Izinkanlah aku membahagiakan'nya tanpa merebutnya darimu dengan menghalalkanku dengan putramu nanti'nya
Karena aku mencintai putramu,
Dan aku tau aku akan selalu siap
Hanya bila kau memberikanku restumu
Dan mencintaimu layaknya ibu kandungku
Yang akan selalu menunggu restumu
-f